MEMBUKA JENDELA HIDUP DENGAN IMAN
“HIDUP”. Bagi saya hidup adalah sebuah anugerah terbesar
yang diberikan oleh Tuhan. Mengapa demikian? Karena bagi saya tidak banyak
orang yang diberikan kesempatan untuk menikmati hidup dengan lama karena
meninggal pada usia yang sangat muda. Kehidupan merupakan sebuah proses, proses
untuk kita menjadi semakin dewasa dan mampu belajar dari kegagalan-kegagalan. Tidak ada
kehidupan yang kita jalani ini akan berjalan selalu seperti yang kita harapkan.
Pasti aka n ada kerikit-kerikil kecil yang akan
membuat kita tersandung. Dari kerikil-kerikil kecil itulah akan terlihat
dan membuktikan bagaimana kualitas diri kita yang sesungguhnya dihadapan Tuhan.
Disetiap kerikil-kerikil kecil itu pasti ada sebuah makna yang dapat kita temukan,
yang dapat kita gunakan untuk mendewasakan diri kita.
“Roda hidup selalu berputar”. Sebuah istilah yang tentu tidak asing bagi kehidupan manusia. Dan saya
membenarkan pernyataan itu, karena percayalah tidak akan selamanya Tuhan
menempatkan diri kita di atas, suatu saat pasti akan ada sebuah angin yang
dapat menumbangkan diri kita.Seberapa kencangnya hembusan angin yang akan
menumbangkan kita pasti setiap orang
akan berbeda-beda. Namun hal yang sama dari hembusan angin tersebuat
adalah makna bagaimana kiranya kita
dapat bangkit ketika kita diterpa angin yang sangat kencang yang membuat kita
sampai benar-benar terjatuh. Setiap orang pasti memiliki pandangan-pandangan yang
berbeda dalam menyikapi setiap ujian yang diberikan oleh Tuhan. Ada manusia yang
justru mengeluh dan lantas menyalahkan Tuhan, namun adapula orang yang belajar
dari pengalaman jatuhnya untuk dijadikan motivasi perbaikan dalam kehidupannya.
Sesungguhnya semua tergantung dari kedewasaan iman dan kedewasaan diri kita sendiri saat kita
dihadapkan pada sebuah cobaan. Namun satu hal yang harus kita percaya bahwa
“Tuhan tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan kita dan Tuhan pasti akan
memberikan jalan dari ujian-Nya”. Disetiap ujian hidup akan ada makna terindah.
Berada Di Masa Sulit
Memang
benar, jika kita sedang berada di situasi yang sulit akan membuat diri kita
menderita dan memang tidak menyenangkan. Tapi yang harus kita ingat ialah bahwa
hidup itu tidak bisa selalu berjalan mulus sesuai dengan apa yang kita
harapkan. Yang terpenting ialah, kita tidak boleh menyerah ketika kita sedang
berada dimasa sulit tersebut, kita harus bisa melewati masa masa itu, ketika
kita berhasil melewati masa sulit tersebut, maka kita saat itu kita akan
mendapatkan masa bahagia kita, masa sukses kita masa dimana kita telah berhasil
melewati masa masa terberat dalam hidup kita.
Sebelum
mendapatkan masa bahagia itu, kita harus mengalami jatuh bangun, disaat jatuh
bangun ialah disaat kita melatih kaki kita untuk dapat menopang tubuh kita,
namun ketika kita sudah memiliki kekuatan yang cukup untuk menopang tubuh kita,
disaat itu kita dapat berlari. Kita perlu merasa sakit terlebih dahulu, agar
ketika tubuh kita membaik, kita dapat menghargai dan dapat merawatnya
dengan sepenuh hati.
Lewati Masa Sulit
Yang
harus kita lakukan adalah Lewati masa sulit yang sedang kita hadapi dengan
berusaha dengan sepenuh hati. Kita tidak akan pernah tahu keajaiban apa yang
sedang menanti kita di waktu yang akan datang. Kita hanya perlu terus berjalan
dan berusaha untuk sampai ketujuan kita walaupun jalan menuju tempat tersebut
terjal dan penuh lubang, akan tetapi kita tidak boleh berhenti, tancapkan dalam
hati kita, bahwa kita tidak boleh berhenti, karena kita ingin mencapai sesuatu,
dan sesuatu itu ada di depan kita.
Melangkah
Dengan Hati Yang Mantap
Saatnya
melangkah dengan hati yang lebih mantap. Ini waktunya melangkah dengan dagu
terangkat. Inilah saat ketika kamu tidak bisa dan tidak boleh ditaklukkan oleh masalah yang
sedang kamu hadapi. Kamu harus melewati pagar penghalang kesuksesan itu, lompat yang tinggi dan lakukan terus
sampai kamu berhasil melewati pagar penghalang tersebut. Karena ketika kamu
berhasil melewati masa-masa sulitmu saat ini, maka disaat itu kamu sudah
berhasil melepaskan beban mu, melepaskan semua derita mu, dan tentunya kamu tak
akan dipandang remeh atau sebelah mata lagi oleh orang-orang yang ada di
sekitarmu karena kamu sudah berhasil meraih kesuksesanmu.
Ciri
ciri orang sukses ialah seseorang yang memiliki jiwa tidak pantang menyerah,
orang sukses melihat sebuah masalah adalah sebuah peluang. Tetapi seorang
pecundang akan menganggap sebuah masalah ialah penghalang untuk meraih
kesuksesan. Anda yang menentukan diri Anda, Ingin berusaha melewati pagar
penghalang kesuksesan mu? Atau menjadi seorang pecundang yang takut untuk
menghadapi sebuah masalah.
Dari
kutipan singkat di atas, kita dapat
belajar bahwa kesuksesan itu sebenarnya adalah milik semua orang. Namun apakan
kita akan mengambil atau justru menyia-nyiakannya itu adalah suatu pilihan.
“membuka jendela hidup dengan iman” adalah sebuah judul yang saya pilih karena
saya ingin melihat bagaimana kehidupan orang-orang diluar sana yang hidupnya
kurang beruntung. Saya akan berbagi sedikit dari pengalaman saya tentang kisah
sebuah kehidupan. Pengalaman ini bermula saat saya bergabung dengan teman-teman
seiman di kuliah saya untuk melaksanakan “proyek kebaikan”. Saya dan juga
teman-teman melakukan sebuah kunjungan di daerah sekitar Katedral Semarang dan di daerah
sekitar Tugu Muda. Kami membawa beberapa bungkus nasi untuk dibagikan kepada
para pengamen, pedagang kaki lima, para tukang becak, dll. Dari beberapa
orang yang saya temui, bagi saya ada
sebuah kisah menarik tentang “semangat dan kerja keras untuk berjuang dalam hidup”, yaitu
kisah dari seorang bapak yang sudah setengah tua yang kesehariannya berjualan
keliling. Bapak ini tinggal di daerah Gunung Pati beserta
isteri dan anaknya. Ia biasanya berjualan mulai dari jam 07.00 WIB sampai
petang. Bapak ini setiap harinya berjualan snack-snack jajanan kecil yang
diproduksi oleh tetangganya di rumah. Penghasilan yang beliau peroleh pun
setiap harinya tidak tentu, tergantung berapa banyak yang terjual. Namun semua
ini dilakukan beliau karena cintanya dan tanggung jawabnya sebagai suami serta
bapak bagi keluarganya, walaupun panas terik matahari yang menyengat, namun itu
tak menjadi penghalang bagi beliau untuk tetap berjualan demi menafkai
keluarganya.
Dari
kunjungan tersebut membuka hati saya bahwa ternyata diluar sana begitu banyak
orang-orang yang hidupnya jauh kurang beruntung daripada kehidupan yang sudah
saya miliki. Padahal terkadang saya masih benyak mengeluh dan bahkan
menyalahkan keadaan tentang kehidupan yang saya jalani. Dari situlah saya
menjadi sadar bahwa setiap kehidupan pasti sudah diberi jalannya masing-masing
oleh Tuhan. Dan untuk bagaimana kita menerima dan memperjuangkannya, itu adalah
tugas diri kita masing-masing. Karena saya percaya bahwa Tuhan sebenarnya sudah
memberikan porsi yang sama pada setiap manusia, namun tergantung masing-masing
individunya tentang bangaimana cara mengembangkannya dan menyikapinya.
Sesungguhnya hidup ini adalah benar adanya seperti panggung sandiwara, dan diri
kita sebagai pemeran utamanya yang pasti menerima cobaan-cobaan, godaan-godaan,
Tuhan sebagai sutradaranya akan melihat bagaimana kita memainkan peran
kita dari tantangan-tantangan yang sudah Ia susun untuk memperindah
jalan kehidupan kita. Jadi, selama Tuhan masih memberikan kesempatan kehidupan
pada kita, jalanilah, syukurilah, dan nikmatilah hidup kita seperti saat kita
menikmati hembusan angin. Dan jadilah pembawa kedamaian di tengah-tengah
kehidupan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar